Abang None Jakarta

No comment 281 views

Kontes bakat yang satu ini adalah ajang pencarian bakat untuk para abang dan none Jakarta dimana kontes ini sudah berlangsung sejak 1968 dan masih tetap eksis hingga saat ini. Acara ini memiliki tujuan untuk mempromosikan pariwisata dan kebudayaan provinsi DKI Jakarta. Siapapun yang akan menjadi pemenangnya nantinya akan memiliki kesempatan untuk mendampingi Gubernur DKI Jakarta atau Wakil GUbernur DKI Jakarta dalam acara kebudayaan. Jika menengok dari sejarah maka Abang None Jakarta awalnya bertujuan untuk mencari sosok yang bisa menjadi indentitas dari Jakarta yang saat itu diselenggarakan oleh Usmar Ismail yaitu Gubernur DKI Jakarta kala itu.

Setiap pergelarannya acara ini selalu ramai dan diminati oleh warga Jakarta dimana yang boleh mengikuti ajang ini hanya yang berumur 18 sampai 25 tahun yang mampu berinteraksi dalam bahasa asing. Ada beberapa gelar yang bisa dimenangkan oleh para peserta yaitu diantaranya Pemenang Harapan III, Pemenang Harapan II, Pemenang Harapan I, Pemenang Wakil III, Pemenang Wakil II, Pemenang Wakil I dan tak lupa mendapatkan hadiah uanh tunai dengan nominal yang berbeda-beda disetiap tahunnya.

Daftar Pemenang Abang dan None Jakarta :

  • 1968 – (Tidak Ada) Reziani Malik
  • 1969 – (Tidak Ada) Masayu Nilawati Saleh
  • 1971 – Hamid Alwi dan Tjike Soegiarto
  • 1972 – Sofyan Jaya Hamzah dan Yos Nasution
  • 1973 – Benyamin Saleh dan Nunun Sarwono
  • 1974 – Harry Wibowo dan Rita Ibrahim
  • 1975 – Bastian Ibrahim dan Winny Kandow
  • 1976 – Toto Ismunandar dan Yos Chaidir Masri
  • 1977 – Zeith Almasawa dan Chintia Syahroni
  • 1978 – Yan Hendrawan dan Gina Adriana
  • 1979 – Gazali Abbas dan Sylvia Aprilia Hasan
  • 1980 – Rizal Imam Gantah dan Aprilin Indah
  • 1981 – Ahmad Rully Rozal dan Sylviana Murni
  • 1983 – Irwansyah Evara dan Ratih Sanggarwati
  • 1984 – Saiful Bakti dan Ranni Rubianti Abdullah
  • 1985 – Rachmat D.R dan Yunita Ayu Kumala
  • 1986 – Khairil Lakmono dan Rieke Sari Prahasti
  • 1987 – Arno Kerma Putra dan Luna Laksito
  • 1988 – Ferry Abdullah dan Rommy Triana
  • 1989 – G.A.Indrayadi dan Andri Sentanu
  • 1990 – Firdaus Thabrani dan Lula Kamal
  • 1991 – Ismail dan Indira Sudiro
  • 1992 – Ivan Fadilla¬†¬† ¬† dan Venna Melinda
  • 1993 – Agus Subianto dan Maudy Koesnaedi
  • 1994 – Ario Pramdhi dan Deivi Zulyanti
  • 1995 – Cucu Ahmad Kurnia dan Fifi Aleyda Yahya
  • 1996 – Mochamad Rizky dan Trini Agustini
  • 1997 – Rizky Indrawan dan Garnasih Aseanti
  • 1998 – Leonard Abdul Aziz dan Dessy Syarif
  • 1999 – Erlangga Hanando Seto dan Valerina Novita Daniel
  • 2000 – Arya Wishnuardi dan Natasya Ken Hapsari
  • 2001 – Ronni Ardhianto dan Rahma Alia
  • 2002 – Moch.Muska N dan Orchida Ramadhania
  • 2003 – Bima P. Sastra Negara dan Melvina Kusumaindria
  • 2004 – Imam Priyono dan Rizka Ismalia Putri
  • 2005 – Andrie Djarot dan Hayu Sayektiningati
  • 2006 – Ahmad Gamal dan Sussy Kusumawardhani
  • 2007 – Ahad Sukmawan dan Andara Rainy Ayudini
  • 2008 – Medha Satyarengga dan Million Sekarsari
  • 2009 – Ahmad Murtadho dan Wimmy
  • 2010 – Agatha Pradana dan Poetri Amalia D
  • 2011 – Bambang Aditya Warman S dan Nila Veronica
  • 2012 – M. Taufik Effendi dan Afiffa Mardhotillah
  • 2013 – Dio Aufa Handoyo dan Delicia Gemma Syah Marita
  • 2014 – Zulfikri Arif dan Vina Andhani Muliana
  • 2015 – Kevin Emeraldi dan Muthia Khanza
  • 2016 – Taufik Hidayat dan Yasmine Kurnia
  • 2017 – Belum Ditentukan

Baca Juga :