Ini Dia Penilaian Tertinggi Dari Kontes Ayam Serama

No comment 93 views

Kontes Ayam Serama – Dalam Kontes ayam seram yang berjalan tegap sambuil membusungkan dada, maka hal itu bakal memberikan peluang yang besar untuk mendapatkan poin tertinggi dari para dewan juri. Ditambah lagi jika corak dan warna bulu ayam yang indah, serta kepakan sayap yang membuat semakin sempurna.

Membusungkan dada merupakan salah satu kriteria dalam penilaian yang penting kontes ayam serama nasional yang digelar di Aula Dinas Perkebunan Sumsel Jalan Jenderal Sudirman KM 3,5 Palembang. Tampak ada puluhan ekor ayam serama ikut serta dan saling adu keindahan berebut menjadi juara nasional.

Berpredikat sebagai juara nasional, maka ayam serama yang menjadi juara itu semakin tinggi harganya. Salah satu ayam serama bernama stalakmit yang akhirnya menjadi juara di kelasnya yakni pada laga kelas bintang jantan. Dengan bentuk tubuh yang tegap sambil membusungkan dada layaknya seperti binaraga, stalakmit mengalahkan konstestan ayam serama lainnya.

“Sebulan lalu stalakmit sudah menjadi juara nasional ayam serama di Surabaya Jawa Timur. Ikut kontes di Palembang ini menjadi juara lagi di kelasnya,” ujar Sakura, joki ayam serama yang datang langsung dari Makasar ikut kontes ayam serama tingkat nasional di Palembang.

Berbicara soal nilai atau harga jual ayam serama yang sudah berpredikat sebagai juara nasional, Sakura tidak bisa menyebutkannya. Karena bagi kalangan komunitas pencinta ayam serama, tidak ada patokan khusus untuk harga ayam serama pemenang kontes, harga ayam pun bisa saja naik dan turun secara tiba-tiba.

“Memang kalau sudah juara nasional itu harganya bisa lebih tinggi dan sudah ada yang bilang harganya mencapai Rp 60 juta. Namun itu tergantung dengan pemiliknya, kalau memang mau menjualnya, tapi kita tidak jual karena mau ikut kontes lagi,” ujar Sakura.

Pada kontes ayam serama tingkat nasional ini, diikuti ratusan ekor ayam dari berbagai kelas. Selain dari komunitas pecinta ayam serama di Sumsel, peserta lainnya juga berasal dari Makasar, Jambi, Padang, Jakarta dan daerah lainnya.

Bahkan ada juga peserta dari Malaysia yang membawa tiga ekor ayam serama untuk ambil bagian ikut kontes ayam serama di Palembang. Madz, joki ayam serama asal Malaysia mengatakan, bahwa komunitas pecinta ayam serama di Indonesia sangat banyak sekali.

Bahkan perkembangan ayam serama di Indonesia sangat maju sama halnya seperti di Malaysia, sebagai tempat asal ayam serama.

“Saya sudah sering ikut kontes ayam serama di Indonesia, namun untuk di Palembang baru sekali ini saya ikut. Ternyata perkembangan ayam serama di Palembang sangat maju sekali,” ujar Madz yang menjadi juara Best of The Best untuk ayam seramanya. (Welly Hadinata)